Menurut Undang-Undang Nomor
32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah, Pemekaran Wilayah dapat diartikan
sebagai sebuah proses untuk membagi sebuah daerah administratif (daerah otonom)
yang sudah ada menjadi dua atau lebih daerah otonom baru. Sejak Indonesia
menerbitkan kebijakan otonomi daerah, maka sejak itu pula beberapa daerah
cenderung meminta untuk melakukan pemekaran wilayah. Peluang secara normatif
untuk melakukan pembentukan suatu daerah baru dapat dilaksanakan sepanjang mengikuti
prosedur dan mekanisme yang berlaku menurut peraturan yang telah tertulis. Pemerintah
telah melakukan langkah preventif dalam memberikan panduan bagi daerah-daerah
yang ingin memekarkan diri agar dalam pelaksanaannya terjadi keserasian,
kesepahaman, dan keteraturan, diantaranya dengan mengeluarkan Peraturan
Pemerintah Nomor 129 tahun 2000 tentang Pengaturan Persyaratan Pembentukan dan
Kriteria Pemekaran, Pengahapusan, dan Penggabungan Daerah. Peraturan itu
mengamanatkan bahwa...
Sabtu, 11 Mei 2013
Jumat, 10 Mei 2013
ANTARA KENANGAN DAN IMPIAN
Terbang bersama harap dan benci yang tak pudar..
Mendaki asa bak sandiwara berujung luka..
Merajut kembali puing-puing dari pecahan kenangan..
Sulit kata dalam nada, mudah jatuh dalam dosa..
Seringai tipis usaha hapuskan getir hidup..
Coba berdiskusi dengan tembok lusuh nan bisu..
Tatapan nanar begitu saja kuterima, dingin dan lembab..
Disana ada sepenggal nama, kini hanya ada sebait doa..
Mengusung rindu terbawa badai ketidakpastian..
Kemudian hilang oleh sepoi angin bertema ilalang..
Tidak pernah hati bisa terungkap kata..
Kadangpun bisa, hanya sia-sia..
Hilang harap munculkan jawab..
Bagai mentari yang sinari alam semesta..
Kini kukencangkan pelana kuda ksatria..
Siap kugapai mimpi yang tertulis disana..
Jauh diatas sana..
Selasa, 09 April 2013
KANVAS RINDU UNTUK NONAKU..
Nonaku..
Kutulis ini dlm kaku..
Dalam ketersendirian waktu..
Hanya ada siluet raut wajahmu..
Gores perlahan kanvas ungu..
Cibiran indah sang saksi bisu..
Nonaku..
Sabarlah dlm menunggu..
Hidup amat naif untuk diburu..
Zaman memang brganti melulu..
Kuatkan hatimu agar tetap satu..
Ikat rindumu agar tetap syahdu..
Nonaku..
Banyak sudah episode berlalu..
Kau lihat langit tetap biru..
Desir angin semilir tetap merdu..
Jika utuh kau jaga rasa yakin itu.. Aku tetap menjadi langit dan angin bagi hidupmu..
Nonaku..
Kau tahu, Tuhan tahu segala sesuatu..
Sudikah kau merajut padaNya untukku, bisakah kau merayuNya dalam sujudmu..
Lalu beritahu aku..
Bahwa Dia akan meridhoi satu.. Kebersamaan yang tak lekang oleh waktu..
Jumat, 08 Maret 2013
NIKMAT DINI HARI NAN SUNYI
Seringkali ku memuji nikmat berputarnya hari..
Ku terdekap dalam khidmat datangnya pagi..
Menjalin hubungan batin bersama endapan derai sunyi..
Ini dia, bentuk aroma hidup tersebar mewangi..
Setiap doa di detik ini adalah sebuah pancaran energi..
Setiap takut dan harap yang terendus adalah sebuah lentera hati..
Sudut antara kau dan Dia hampir tak ada sama sekali..
Kau mendekat, kau diberkati..
Kau berjalan padanya, kau diterima sebagai pelari..
Kau berlari ke arahnya, kau dianggap orang suci..
Saat fajar datang, nampaklah cahaya raut wajah yang berseri..
Nikmat mana lagi yang akan kau dustai..
Minggu, 03 Maret 2013
RUNTUHNYA MARXISME DAN DARWINISME
Pada awal dicetuskannya, Materialisme dan Evolusi hanyalah sebuah teori biasa yang diungkapkan oleh seorang ahli yang diakui kepakarannya. Tetapi apa yang terjadi dalam perkembangannya sangat mengejutkan, kini setiap negara atau pun juga individu dalam sebuah negara memegang teguh prinsip-prinsip yang diamanatkan oleh kedua teori tersebut. Apa jadinya jika Karl Marx dan Charles Darwin semakin di-dewa-kan dalam setiap perang pemikiran? Muncullah aliran yang begitu dominan mengalir dalam darah berbagai kelompok, yaitu Marxisme dan Darwinisme. Begitu dasyatnya hegemoni yang dijalankan oleh pengikut-pengikut kedua aliran ini, sehingga masyarakat dunia bayak yang terpengaruh.
Rabu, 27 Februari 2013
^_^ LIKA-LIKU JOBSEEKER (Based On Personal Funny True Story)
Aku adalah anak sulung dari 3 bersaudara. Kedua saudaraku saat ini sedang mengenyam pendidikan di bangku kuliah. Sedangkan aku baru saja diwisuda 2 bulan yang lalu. Selama ini aku merasa orang tua sungguh sangat berat membiayai 3 anaknya sekaligus yang kuliah (walaupun mereka enggan mengakui). Mereka sosok yang benar-benar tegar. Hanya ayahku yang bekerja, sedangkan ibu mengabdi sepenuhnya untuk urusan rumah tangga. Hal itu kemudian sering melecut semangatku untuk mendapatkan pekerjaan sesegera mugkin. Tak kurang dari 20 kali aku mencoba melamar pekerjaan di perusahaan swasta, tetapi seringkali gagal. Aku tidak pernah menyesal telah ikut dalam bursa-bursa kerja tersebut, aku bisa menambah wawasan tentang dunia kerja. Toh, akhirnya saat ini aku bisa menemukan pekerjaan yang memang aku gemari, jobnya sesuai dengan jurusanku. Aku menyadari satu hal : "ketika sebuah harapan tidak sesuai dengan kenyataan, maka Allah sedang menyediakan sesuatu yang lebih baik di balik semuanya".
Jumat, 01 Februari 2013
ELEGI SEPI DI BALIK AWAN HITAM
Waktu kemudian hilang dibalik awan hitam..
Setia menunggu pelangi kehidupan..
Mecuat dari lorong gelap yang pekat..
Disini kuberharap hujan lebat..
Hingga tak ada jejak-jejak maksiat..
Tak ada pendar-pendar pikiran bejat..
Hari ini tetap kujejakkan kaki, begitu kuat..
Menyusun ratusan puzzle hidup yang begitu rumit..
Tercecer di lembaran pahit zaman..
Ini masa dimana kejahatan begitu di-dewa-kan..
Ini masa dimana tempatnya ketidakadilan..
Ini masa,, gerbong menuju kemerosotan..
ah, lihat raut wajahku saat ini, menyedihkan..
Aku hanya sehelai rambut di tengah lautan jerami..
Menatap kosong berbagai tragedi hidup..
Entah apa arti semuanya..
Kucoba terjemahkan lewat kesendirian..
Saat ini,, hanya sepi yang bisa kupercaya..
Langganan:
Postingan (Atom)
Pemuda, Pembangunan, dan Kemerdekaan
Potensi Pemuda Sang Proklamator, Soekarno, begitu menekankan pentingnya peran pemuda. Ungkapannya yang biasa diulang oleh kita sekarang “ ...
-
A. PENDAHULUAN Menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah, Pemekaran Wilayah dapat diartikan sebagai s...
-
Potensi Pemuda Sang Proklamator, Soekarno, begitu menekankan pentingnya peran pemuda. Ungkapannya yang biasa diulang oleh kita sekarang “ ...
-
Tiga kata yang menarik untuk dicermati saat ini : Cinta, Pemuda, dan Malam Minggu-nya. Layaknya trisula maut dalam klub sepakbol...





